Senin, 14 September 2015

ASIMILASI DAN AKULTURASI BUDAYA - dionisiusreus07.blogspot.com




ASIMILASI DAN KULTURASI

Asimilasi merupakan proses sosial dalam taraf lanjut. Ia ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dan juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak,sikap dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan-kepentingan dan tujuan bersama.

Proses asimilasi timbul bila adanya :
  1. Kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya;
  2. Orang-perorangan sebagai warga kelompok tadi saling bergaul secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama sehingga;
  3. Kebudayaan-kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masing-masing berubah dan saling menyesuaikan diri.
Faktor-faktor yang dapat mempermudah terjadinya suatu asimilasi antara lain adalah;
  1. Toleransi
  2. Kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi;
  3. Sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya;
  4. Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat;
  5. Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan;
  6. Perkawinan campuran (amalgamation)
  7. Adanya musuh bersama dari luar.
Faktor yang menghambat asimilasi adalah;
  1. Kehidupan yang terisolasi
Suatu contoh orang Indian di Amerika Serikat yang harus bertempat tinggal di wilayah-wilayah tertentu,mereka seolah disimpan dalam sebuah kotak tertutup sehingga tak mungkinada hubungan bebas yang intensif dengan orang-orang kulit putih.

2.               2. Tidak punya pengetahuan budaya yang lainnya
  1. Perasaan takut pada budaya lain
  2. Ada perbedaan ciri fisik
  3. In-group feeling yang kuat
  4. Perbedaan kepentingan



Akulturasi merupakan :
  1. 1.      Percampuran dua kebudayaan atau lebih yg saling bertemu dan saling mempengaruhi: candi-candi yg ada sekarang merupakan bukti adanya — antara kebudayaan Indonesia dan kebudayaan India;
  2. 2.      Proses masuknya pengaruh kebudayaan asing dalam suatu masyarakat, sebagian menyerap secara selektif sedikit atau banyak unsur kebudayaan asing itu, dan sebagian berusaha menolak pengaruh itu;
  3. 3.      Proses atau hasil pertemuan kebudayaan atau bahasa di antara anggota dua masyarakat bahasa, ditandai oleh peminjaman atau bilingualisme.
Pengertian Akulturasi Kebudayaan
Akuturasi adalah perpaduan antara kebudayaan yang berbeda yang berlangsung dengan damai dan serasi. Contohnya, perpaduan kebudayaan antara Hindu-Budha dengan kebudayaan Indonesia, dimana perpaduan antara dua kebudayaan itu tidak menghilangkan unsur-unsur asli dari kebudayaan tersebut.Oleh karena itu, kebudayaan Hindu-Budha yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja. Hal ini disebabkan:
  • Masyarakat Indonesia telah memiliki dasar-dasar kebudayaan yang cukup tinggi, sehingga masuknya kebudayaan asing ke Indonesia menambah perbendaharaan kebudayaan Indonesia.
  • Kecakapan istimewa. Bangsa Indonesia memiliki apa yang disebut dengan istilah local genius, yaitu kecakapan suatu bangsa untuk menerima unsur-unsur kebudayaan asing dan mengolah unsur-unsur tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
Proses akulturasi dapat berjalan sangat cepat atau lambat tergantung persepsi masyarakat setempat terhadap budaya asing yang masuk. Apabila masuknya melalui proses pemaksaan, maka akulturasi memakan waktu relatif lama. Sebaliknya, apabila masuknya melalui proses damai, akulturasi tersebut akan berlangsung relatif lebih cepat.

Contoh akulturasi: adat Sekaten yang merupakan percampuran antara budaya Islam dengan budaya Jawa.. di mana struktur dari keduanya masih dapat terlihat walaupun sudah bercampur.

Contoh lain: Upacara Nyepi yang dilaksanakan oleh umat Hindu Bali, merupakan perpaduan dari kepercayaan upacara Hindu-Budha. Upacara tersebut tidak dilaksanakan oleh umat Hindu di India. Halini bisa terjadi karena Sistem kepercayaan yang berkembang di Indonesia sebelum agama Hindu-Budha masuk ke Indonesia adalah kepercayaan yang berdasarkan pada Animisme dan Dinamisme. Dengan masuknya agama Hindu – Budha ke Indonesia, masyarakat Indonesia mulai menganut/mempercayai agama-agama tersebut. Agama Hindu dan Budha yang berkembang di Indonesia sudah mengalami perpaduan dengan kepercayaan animisme dan dinamisme, atau dengan kata lain mengalami Sinkritisme, Sinkritisme adalah bagian dari proses akulturasi, yang berarti perpaduan dua kepercayaan yang berbeda menjadi satu. dan Budha yang berkembang di Indonesia, berbeda dengan agama Hindu – Budha yang dianut oleh masyarakat India. Perbedaaan-perbedaan tersebut dapat Anda lihat dalam upacara ritual yang diadakan oleh umat Hindu atau Budha yang ada di Indonesia yakni upacara Nyepi.

Diatas tadi adalah  Pengertian Akulturasi dan Asimilasi yang dapat saya share dari rangkuman banyak sumber, semoga bermanfaat untuk kita semua,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar