ASIMILASI DAN KULTURASI
Asimilasi merupakan proses sosial dalam taraf lanjut. Ia ditandai dengan adanya
usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara
orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dan juga meliputi usaha-usaha untuk
mempertinggi kesatuan tindak,sikap dan proses-proses mental dengan
memperhatikan kepentingan-kepentingan dan tujuan bersama.
Proses
asimilasi timbul bila adanya :
- Kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya;
- Orang-perorangan sebagai warga kelompok tadi saling bergaul secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama sehingga;
- Kebudayaan-kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masing-masing berubah dan saling menyesuaikan diri.
Faktor-faktor
yang dapat mempermudah terjadinya suatu asimilasi antara lain adalah;
- Toleransi
- Kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi;
- Sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya;
- Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat;
- Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan;
- Perkawinan campuran (amalgamation)
- Adanya musuh bersama dari luar.
Faktor
yang menghambat asimilasi adalah;
- Kehidupan yang terisolasi
Suatu
contoh orang Indian di Amerika Serikat yang harus bertempat tinggal di
wilayah-wilayah tertentu,mereka seolah disimpan dalam sebuah kotak tertutup
sehingga tak mungkinada hubungan bebas yang intensif dengan orang-orang kulit
putih.
2. 2. Tidak punya pengetahuan budaya yang
lainnya
- Perasaan takut pada budaya lain
- Ada perbedaan ciri fisik
- In-group feeling yang kuat
- Perbedaan kepentingan
Akulturasi merupakan :
- 1. Percampuran dua kebudayaan atau lebih yg saling bertemu dan saling mempengaruhi: candi-candi yg ada sekarang merupakan bukti adanya — antara kebudayaan Indonesia dan kebudayaan India;
- 2. Proses masuknya pengaruh kebudayaan asing dalam suatu masyarakat, sebagian menyerap secara selektif sedikit atau banyak unsur kebudayaan asing itu, dan sebagian berusaha menolak pengaruh itu;
- 3. Proses atau hasil pertemuan kebudayaan atau bahasa di antara anggota dua masyarakat bahasa, ditandai oleh peminjaman atau bilingualisme.
Pengertian
Akulturasi Kebudayaan
Akuturasi
adalah perpaduan antara kebudayaan yang berbeda yang berlangsung dengan damai
dan serasi. Contohnya, perpaduan kebudayaan antara Hindu-Budha dengan kebudayaan
Indonesia, dimana perpaduan antara dua kebudayaan itu tidak menghilangkan
unsur-unsur asli dari kebudayaan tersebut.Oleh karena itu, kebudayaan
Hindu-Budha yang masuk ke Indonesia tidak diterima begitu saja. Hal ini
disebabkan:
- Masyarakat Indonesia telah memiliki dasar-dasar kebudayaan yang cukup tinggi, sehingga masuknya kebudayaan asing ke Indonesia menambah perbendaharaan kebudayaan Indonesia.
- Kecakapan istimewa. Bangsa Indonesia memiliki apa yang disebut dengan istilah local genius, yaitu kecakapan suatu bangsa untuk menerima unsur-unsur kebudayaan asing dan mengolah unsur-unsur tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
Proses
akulturasi dapat berjalan sangat cepat atau lambat tergantung persepsi
masyarakat setempat terhadap budaya asing yang masuk. Apabila masuknya melalui
proses pemaksaan, maka akulturasi memakan waktu relatif lama. Sebaliknya,
apabila masuknya melalui proses damai, akulturasi tersebut akan berlangsung
relatif lebih cepat.
Contoh
akulturasi: adat Sekaten yang merupakan percampuran antara budaya Islam dengan
budaya Jawa.. di mana struktur dari keduanya masih dapat terlihat walaupun
sudah bercampur.
Contoh
lain: Upacara Nyepi yang dilaksanakan oleh umat Hindu Bali, merupakan perpaduan
dari kepercayaan upacara Hindu-Budha. Upacara tersebut tidak dilaksanakan oleh
umat Hindu di India. Halini bisa terjadi karena Sistem kepercayaan yang
berkembang di Indonesia sebelum agama Hindu-Budha masuk ke Indonesia adalah
kepercayaan yang berdasarkan pada Animisme dan Dinamisme. Dengan masuknya agama
Hindu – Budha ke Indonesia, masyarakat Indonesia mulai menganut/mempercayai
agama-agama tersebut. Agama Hindu dan Budha yang berkembang di Indonesia sudah
mengalami perpaduan dengan kepercayaan animisme dan dinamisme, atau dengan kata
lain mengalami Sinkritisme, Sinkritisme adalah bagian dari proses akulturasi,
yang berarti perpaduan dua kepercayaan yang berbeda menjadi satu. dan Budha
yang berkembang di Indonesia, berbeda dengan agama Hindu – Budha yang dianut
oleh masyarakat India. Perbedaaan-perbedaan tersebut dapat Anda lihat dalam
upacara ritual yang diadakan oleh umat Hindu atau Budha yang ada di Indonesia
yakni upacara Nyepi.
Diatas
tadi adalah Pengertian Akulturasi dan Asimilasi yang dapat saya
share dari rangkuman banyak sumber, semoga bermanfaat untuk kita semua,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar