SANDPAPER LETTER
Bagaimana cara bermainnya? Biarkan mereka
merasakan tekstur dari amplas yang kasar melalui jari-jari mereka,
setelah mereka merasakan perbedaan halus dan kasar sambil mereka
belajar huruf-huruf dari kartu tersebut. Ambil 1 kartu dimulai dari A
atau dari huruf awal nama anak kita atau huruf yang mereka kenal,
berikan contoh pengucapan setiap huruf berdasarkan “phonetic” contoh “A”
dibaca “aeh” setelah itu kita bisa memperlihatkan cara menulis huruf
tersebut atau menggunakan jari mereka sambil kita bantu menggerakan
urutan penulisan huruf tersebut atau dikenal dengan “tracing letter”.
Sambil belajar menulis kita bisa juga memberikan contoh kata-kata yang
dimulai dari huruf yang sedang dipelajari seperti A for apple.
Sandpaper letter cards bisa dibuat dengan berbagai bahan seperti dari
tepung yang dicampur dengan air dan pewarna makanan dikenal dengan
“puffy paint letter”, kacang-kacangan, kancing dan sebagainya. Ukurannya
pun tidak terpaku sebesar kartu “flash card” pada umumnya bisa juga
membuat sebebesar kertas folio (A4) sesuaikan dengan kondisi si anak.
Kartu ini tidak terbatas untuk belajar huruf-huruf, bisa juga diganti
dengan angka-angka.
Kapan kita bisa mengenalkan Sandpaper letter cards kepada si kecil?
Menurut saya idealnya sekitar umur 2 tahun ke atas dimana mereka sudah
mengenal huruf dari A-Z dan sudah mengerti perintah sederhana dan agak
mudah diarahkan, tetapi setiap anak mempunyai perkembagan yang berbeda
beda. Jadi tergantung kondisi dan kesiapan anak anda. Bagaimana anda
tertarik untuk mengajarkan huruf-huruf kepada si kecil dengan metode
Montessori? Selamat mencoba!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar