MODUL PERMAINAN TRADISIONAL TEKLEK
DISUSUN UNTUK MEMENUHI SYARAT SALAH SATU
TUGAS PERMAINAN ANAK
Dosen : Elisabeth Desiana Mayasari, S.Psi.,M.A.

Kelas
3D
Nama Penyusun:
Dionisius Okky Pratama P. ( 141134016)
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
2015
PERMAINAN
TRADISIONAL TEKLEK
A. Sejarah teklek
Teklek
adalah salah satu permainan tradisional yang pada awalnya berasal dari Jawa.
Teklek berasal dari bahasa Jawa yang dikenal sebagai alas kaki. Teklek memiliki
nama lain, yaitu klompen, bakiak atau trompah. Teklek terbuat dari kayu selebar
telapak kaki dengan panjang yang disesuaikan pula dengan ukuran kaki pemakai.
Bagian atas sebagai tali, biasanya digunakan ban bekas. Sebagai permainan
tradisional permainan teklek biasanya dilakukan menjelang sore hari. Bentuk
teklek sebagai permainan tentu berbeda dengan teklek yang biasa digunakan
sebagai alas kaki. Sebagai alat permaianan teklek berbentuk panjang disesuaikan
dengan jumlah pemain. Permainan ini biasanya dimainkan paling sedikit tiga
orang dalam satu kelompok sehingga talinya pun lebih dari satu pasang. Panjang
Teklek sebagai sarana permainan dapat mencapai satu meter lebih. Semakin banyak
jumlah pemain, bentuknya semakin panjang dan tingkat kesulitannya pun semakin
tinggi, karena semua pemain di dalam tim itu akan menggunakan satu teklek yang
sama. Pada intinya, permainan teklek ini adalah sebuah permainan balapan dimana
semua tim yang ikut di dalam permainan tersebut sama – sama memulai perjalanan
dari garis start dan saling mengadu kecepatan untuk mencapai garis finish.
Permainan teklek ini pun masih sering dimainkan sampai sekarang, bahkan di
setiap lomba dalam rangka memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia
terdapat permainan teklek.
B. Nilai-Nilai dari permainan teklek
Sebagai
sebuah permainan tradisional teklek mempunyai banyak nilai di dalamnya,
seperti:
1. Kekompakan
dan kerja sama
Hal ini digambarkan ketika pemain dalam satu
tim saling bekerjasama untuk mendahului tim lain sampai di garis finish.
2. Pantang
menyerah
Nilai pantang menyerah terlihat ketika tim
menemui kesulitan di saat berjalan bahkan hingga terjatuh, disini pemain tidak
langsung menyerah begitu saja namun tetap berdiri dan melanjutkan permainan
hingga mencapai garis finish.
3. Kesetiakawanan
Ketika ada pemain yang jatuh di dalam sebuah
tim, pemain lainnya tidak akan meninggalkannya begitu saja namun berhenti untuk
membantu pemain yang jatuh tersebut untuk berdiri kembali lalu melanjutkan
perjalanan bersama-sama.
4. Kepemimpinan
Hal ini terlihat ketika terdapat seorang
pemain di dalam sebuah tim yang memberikan pengarahan kepada pemain lainnya.
5. Tanggung
jawab
Nilai
ini terlihat ketika masing-masing pemain mengetahui tugasnya seperti kapan mulai berjalan dan kapan mengangkat kaki kanan atau kiri. Dengan
begitu tidak akan ada pemain yang menjadi beban di dalam sebuah tim.
6. Sportifitas
Saat sedang melakukan permainan teklek para
pemain benar-benar berjuang bersama agar timnya menjadi pemenang, sehingga
tidak ada pemain dari sebuah tim yang mengganggu atau berbuat curang kepada tim
lain agar timnya menjadi pemenang. Hal ini juga terlihat ketika tim yang kalah
tetap dapat menerima kekalahan mereka.
7. Patuh
terhadap aturan
Semua pemain mengikuti aturan yang ada
seperti, berdiri di belakang garis start dan baru mulai berjalan ketika sudah
diberikan tanda untuk berjalan.
8. Kreatifitas
Tentu saja semua tim ingin menjadi pemenang di dalam
permainan ini. Oleh sebab itu, terdapat pula berbagai macam cara yang dilakukan
agar timnya dapat menjadi juara.
C. Alat dan bahan
1. Dua
pasang teklek atau lebih yang terdiri atas:
kayu
dengan lebar 25 cm x panjang yang disesuaikan dengan jumlah pemain dan sudah
dipasang potongan ban bekas dengan ukurang 10 cm x 3 cm.

2. Kartu
tugas yang dimasukkan dalam amplop.

3. Kapur
D. Deskripsi Permainan
Cara
untuk memainkan permainan ini tidaklah sulit, berikut adalah cara untuk
memainkan permainan ini:
1. Pemain
Setiap tim minimal beranggotakan tiga orang
pemain atau lebih. Untuk lebih mengasah kerja sama seharusnya di dalam sebuah
tim beranggotakan para pemain yang memiliki kekuatan dan panjang kaki yang
berbeda-beda, dengan panjang kaki dan kekuatan yang berbeda-beda maka panjang
langkah dari setiap pemain di dalam satu tim pun berbeda-beda oleh sebab itu
mereka dapat meningkatkan kerjasama.
2. Persiapan
-
Membagi tim dengan setiap tim minimal beranggotakan
tiga orang pemain atau lebih
-
Fasilitator memberikan instruksi kepada
setiap tim.
-
Fasilitator memberikan waktu 5 menit kepada
semua tim untuk mendiskusikan strategi mereka.
3. Aturan
Permainan Teklek
-
Setiap pemain harus menggunakan teklek.
-
Semua tim berada di belakang garis start.
-
Semua tim baru mulai berjalan saat sudah
diberikan tanda.
-
Jarak tempuh adalah dari garis start menuju
garis finish.
-
Pemenang ditentukan dari tim yang melewati
garis finish terlebih dahulu.
4. Jalannya
Permainan Teklek
Pertama-tama fasilitator membagi pemain
menjadi beberapa tim yang beranggotakan 3 orang. Setelah semua tim bersiap di
belakang garis start dan diberikan waktu sekitar 5 menit untuk menyusun
strategi. Ketika tanda dimulai sudah diberikan, semua tim mulai berjalan menuju
garis finish. Disini terdapat variasi lain dengan membuat perhentian di tengah
jalan untuk memberikan tugas maupun soal-soal kepada pemain. Tim yang sudah
selesai mengerjakan soal dapat melanjutkan perjalanannya menuju ke garis
finish, sementara bagi tim yang masih belum bisa menjawab soal akan tetap
berada di tempat dan terus berusaha mengerjakan soal tersebut hingga terjawab
atau hingga salah satu tim lawan ada yang telah sampai di garis finish. Tim
yang pertama kali melewati garis finish adalah tim yang menjadi pemenangnya.
5. Manfaat
Bermain Teklek
Banyak
sekali manfaat yang terdapat pada permaianan teklek diantaranya dapat adalah
sebagai berikut:
v Kognitif :
1. Mempertajam
daya ingat (tugas dan aturan main teklek)
2. Belajar
menyelesaikan masalah
3. Mengasah
kreatifitas
4. Mengembangkan
daya imajinasi
5. Mempelajari
konsep baru
v Afektif :
1. memberikan
suasana gembira
2. memberikan
rasa puas kepada pemain
3. menumbuhkan
rasa kebersamaan
4. melatih
kepemimpinan
5. melatih
sportifitas
v Psikomotor :
1. Melatih
ketangkasan dalam berjalan cepat
2. Memperkuat
otot
3. Melatih
keseimbangan
4. Melatih
koordinasi mata, tangan, dan kaki
5. Merangsang
motorik otak kanan
E. Aplikasi permainan dalam pembelajaran PKn
F. Penilaian
A. Penilaian Kognitif
Lembar Observasi Diskusi Kelompok
|
No.
|
Aspek Yang Dinilai
|
Baik
|
Tidak baik
|
|
1.
|
Kemampuan mengemukakan pendapat
|
|
|
|
2.
|
Kemampuan bertanya
|
|
|
|
Skor yang dicapai
|
|
||
|
Skor maksimum
|
|
||
Nama
peserta didik: ________ Kelas: _____
Keterangan
:
Baik
mendapat skor 1
Tidak baik mendapat
skor 0
Nilai akhir =
x100
B. Penilaian Afektif
|
No.
|
Pernyataan
|
PilihanSikap
|
||||
|
SS
|
S
|
R
|
TS
|
STS
|
||
|
1.
|
Mampu bekerjasama dalam kelompok
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Aktif mengikuti kegiatan kelompok
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Percaya diri saat bermain permainan Teklek
|
|
|
|
|
|
Keterangan
:
SS : SangatSetuju
S : Setuju
R : Ragu-ragu
TS : TidakSetuju
STS : SangatTidakSetuju
C. Penilaian Psikomotor
|
No.
|
Kegiatan
|
Benar
|
Salah
|
|
1.
|
Mampu bermain permainan tradisional teklek dengan 1 kelompoknya dengan baik.
|
|
|
|
2.
|
Ketika bermain permainan tradisional teklek, teman satu kelompok mendukung
(kerjasama).
|
|
|
|
3.
|
Menunjukkan
cara bermain teklek yang benar.
|
|
|
Keterangan
:
Benar
mendapat skor 1
Salah mendapat skor 0
Nilai akhir =
x 100
G. RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan
Tingkat Pendidikan : SD Sanata Dharma
Mata
Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas/Semeste : II / 1
AlokasiWaktu :4 x 35 menit ( 2
kali pertemuan)
A. Standar Kompetensi
1. Membiasakan hidup bergotong royong.
B. Kompetensi Dasar
1. Mengenal pentingnya hidup rukun, saling berbagi dan
tolong menolong.
C. Indikator
1. Kognitif :
a. Produk
1.1
Mengidentifikasi macam-macam cara hidup bergotong royong
b. Proses
1.2
Menjelaskan tempat
dimana saja untuk dapatnya hidup bergotong royong dengan permainan teklek.
2. Afektif
2.1 Menunjukkan rasa percaya diri saat menyelesaikan soal mengenai gotong royong dengan permainan tradhisional teklek.
2.2 Menunjukkan kerjasama antar siswa saat menyelesaikan soal yang
diberikan.
3. Psikomotor
3.1
Siswa saat bermain permainan tradhisional teklek.
D.
Tujuan Pembelajaran
(TP):
Kognitif :
1. Produk
:
1.
Dengan bermain permainan tradhisional Bakiak siswa mampu mengidentifikasi macam-macam hidup gotong royong dengan baik dan benar.
2. Proses
1.
Dengan bermain permainan tradhisional teklek siswa mampu
menyebutkan tempat hidup gotong royong dengan benar.
2. Afektif
1.
Saat menyelesaikan soal
gotong royong dengan bermain permainan tradhisional teklek siswa dapat menunjukkan
rasa percaya diri.
2.
Saat berdiskusi siswa menunjukkan sikap kerjasama dengan baik di dalam kelompok.
3.
Psikomotor
1.
Saat bermain permainan tradhisional teklek siswa dapat menyelesaikan soal
gotong royong dengan benar.
E. Materi Pembelajaran
·
Hidup
bergotong royong
4. Karakter peserta didik
yang diharapkan
4.1
Disiplin ( Discipline )
4.2
Tanggungjawab ( responsibility)
4.3
Ketelitian ( carefulness)
4.4
Kerjasama ( Cooperation )
4.5
Percayadiri ( Confidence )
F.Metode Pembelajaran
Tanya
jawab, diskusi, latihan, tugas, dan praktik
G.Kegiatan Pembelajaran
|
Kegiatan
|
Waktu
|
|
1.
Kegiatan Awal
a. Apersepsi
- Guru
mengucapkan salam pembuka
- Guru meminta salah satu anak
untuk memimpin berdoa.
- Guru bertanya jawab dengan siswa tentang
macam-macam kegiatan yang berhubungan
dengan gotong royong
b.
Motivasi
- Guru
mengajak siswa menyanyikan lagu
“Satu satu”
c. Orientasi
-Guru mengkaitkan lagu yang
dinyanyikan siswa dengan materi yang
akan diajarkan, yaitu tentang gotong royong
-Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang kegiatan bergotong royong
2.
Kegiatan Inti
Eksplorasi
·
Guru bertanya kepada siswa :
-
Apa itu gotong royong?
·
Guru menjelaskan manfaat dan guna dari gotong royong saling membantu
Elaborasi
·
Siswa
diminta untuk membaca teks yang diberikan oleh guru.
·
Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok ,setiap kelompok terdiri 5 orang siswa yang
akan dibagi pembentukan secara acak atau bebas.
·
Guru meminta siswa dalam kelompok untuk memilih ketua kelompok sebelum permainan dimulai
·
Guru memintasiswa yang menjadi ketua kelompok untuk menghandel teman dalam kelompok. Atau menjadi leader.
·
Guru membagi teklek dalam masing-masing kelompok
·
Guru membagikan selembar kertas untuk menulis hasil skor siswa
·
Guru menjelaskan gotong royong menggunakan bakiak “ permainan
bakiak ini mempunyai 3 tempat yang disediakan, kemudian anak mulai bermain dari orang grup yanag sudah ditentukan ketua kelompok untuk
memulai melangkah. Jika kelompok yang bermain pertama jatuh atau salah
dalam menjawab soal maka kelompok tersebut harus mengulang kembali mencari
soal yang sudah disediakan.
Konfirmasi
·
Setiap kelompok melaporkan hasil kegiatan atau hasil mereka dapat menjawab soal mengenai gotong
royong.
3. Penutup
a. Merangkum
-
Guru mengajukan pertanyaan mengenai
materi gotong royong
-
Siswa menjawab pertanyaan guru tentang
materi gotong royong
-
Guru membimbing dalam menyimpulkan
Materi gotong royong
c. Refleksi
-
Guru bersama siswa merefleksikan tentang kegiatan gotong royong, manfaat gotong royong.
-Guru meminta salah satu anak untuk memimpin beroda.
-Guru mengucapkan salam
|
10
menit
50
menit
10
menit
|
H.Penilaian :
1. Penilaian Kognitif
a. Penilaian Produk (terlampir)
b. Penilaian Proses (terlampir)
2.
Penialain Afektif (terlampir)
3.
Penilaian Psikomotor (terlampir)
I.Sumber Belajar dan Media Pembelajaran :
4.6 Buku Tematik Kelas
2 Tema 1 Hidup Rukun
4.7 Standar
Isi Mata Pelajaran
4.8 Buku Paket PKN 2
4.9 Lembar Kerja Siswa
4.10 Teks Cerita
J.Lampiran-lampiran
1. Lembar Kerja Siswa
2. Kunci Lembar Kerja Siswa
3. Lembar Penilaian
4. Teks Cerita
5. Lagu
Lampiran
1.Lembar Kerja Siswa
LEMBAR
KERJA SISWA
|
No
|
Soal-soal
|
Keterangan
|
|
1
|
1.
Dimanakah
tempat tinggal pak Raji
|
Dijawab dengan benar atau salah
|
|
2
|
2.
Apa
pekerjaan pak Raji
|
Dijawab dengan benar atau salah
|
|
3
|
3.
Mengapa
pak Raji disukai anak-anak
|
Dijawab dengan benar atau salah
|
|
4
|
4.
Apa
yang dilakukan Hisam setiap sore
|
Dijawab dengan benar atau salah
|
|
5
|
5.
Bagimana
keadaan keluarga pak Raji
|
Dijawab dengan benar atau salah
|
Lampiran 2.Kunci Lembar Kerja Siswa
KUNCI
LEMBAR KERJA SISWA
|
No
|
Kunci Jawaban
|
Keterangan
|
|
1
|
1.
Di
kota
|
Benar
|
|
2
|
2.
Menjadi
Guru di SD Sekarsari
|
Benar
|
|
3
|
3.
Pak
Raji adalah Orangtua dan Guru yang rajin
|
Benar
|
|
4
|
4.
Membantu
Ibu merawat dan menyirami tanaman
|
Benar
|
|
5
|
5.
Keluarga
pak Raji hidup rukun dan damai
|
Benar
|
Lampiran 3.Penilaian Kognitif
A. Penilaian Kognitif
Lembar Observasi Diskusi Kelompok
Nama peserta didik: ________ Kelas: _____
|
No.
|
Aspek Yang Dinilai
|
Baik
|
Tidak baik
|
|
1.
|
Kemampuan mengemukakan pendapat
|
|
|
|
2.
|
Kemampuan bertanya
|
|
|
|
Skor yang dicapai
|
|
||
|
Skor maksimum
|
|
||
Keterangan
:
Baik
mendapat skor 1
Tidak baik mendapat
skor 0
Nilai akhir =
x 100
Lampiran 4.Penilaian Afektif
B. Skala Sikap
|
No.
|
Pernyataan
|
PilihanSikap
|
||||
|
SS
|
S
|
R
|
TS
|
STS
|
||
|
1.
|
Mampu bekerjasama dalam kelompok
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Aktif mengikuti kegiatan kelompok
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Percaya diri saat bermain permainan Teklek
|
|
|
|
|
|
Keterangan
:
SS : SangatSetuju
S : Setuju
R : Ragu-ragu
TS : TidakSetuju
STS : SangatTidakSetuju
Lampiran
5.Penilaian Psikomotor
C. Lembar Observasi
|
No.
|
Kegiatan
|
Benar
|
Salah
|
|
1.
|
Mampu bermain permainan tradisional teklek dengan 1 kelompoknya dengan baik
|
|
|
|
2.
|
Ketika bermain permainan tradisional teklek teman satu kelompok mendukung
|
|
|
|
3.
|
Menunjukkan
cara bermain teklek yang benar.
|
|
|
Keterangan
:
Benar
mendapat skor 1
Salah mendapat skor 0
Lampiran LEMBAR
KERJA SISWA
Nama
kelompok :
|
No
|
Soal-soal
|
Jawaban
|
|
1
|
1.
Dimanakah
tempat tinggal pak Raji
|
|
|
2
|
2.
Apa
pekerjaan pak Raji
|
|
|
3
|
3.
Mengapa
pak Raji disukai anak-anak
|
|
|
4
|
4.
Apa
yang dilakukan Hisam setiap sore
|
|
|
5
|
5.
Bagimana
keadaan keluarga pak Raji
|
|
Lampiran
Teks Cerita




Lampiran
Teks Lagu
Teks lagu
Satu-satu mari kita belajar
Dua-dua belajar
PKn
Tiga-tiga tentang
Gotong Royong
Satu, dua, tiga mari kita belajar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar